• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Aura Pena
Advertisement
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
    • All
    • Bisnis & Ekonomi
    • Pendidikan
    • Politik & Hukum
    • Sosial & Budaya
    kapolri suyudi

    Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

    kapolri suyudi kasus pabrik sabu di aceh

    Dua Operasi Narkoba Skala Besar Pekan Ini, Amankan 2,36 Ton Sabu dari Jaringan Internasional

    Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

    Amazon has 143 billion reasons to keep adding more perks to Prime

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    These Are the 5 Big Tech Stories to Watch in 2017

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Feature
    • All
    • Alam Sekitar
    • Cerita Manusia
    • Sains
    • Teknologi
    Lokasi rumah bordil samunggu

    Rumah Bordil Pertama di Kendari

    The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

    Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

    macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

    Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

    The Last Guardian Playstation 4 Game review

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Reportase
    • All
    • Dicovery
    • Experience
    • Investigasi
    • Liputan Khusus
    Lokasi rumah bordil samunggu

    Rumah Bordil Pertama di Kendari

    The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

    macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

    Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Harnessing the power of VR with Power Rangers and Snapdragon 835

  • Esai
    • All
    • Analisa
    • Persepsi
    • Perspektif
    • Refleksi

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Doctors take inspiration from online dating to build organ transplant AI

    How couples can solve lighting disagreements for good

    Ducati launch: Lorenzo and Dovizioso’s Desmosedici

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    Lokasi rumah bordil samunggu

    Rumah Bordil Pertama di Kendari

    The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

    Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

    macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

    Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

    The Last Guardian Playstation 4 Game review

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
    • All
    • Bisnis & Ekonomi
    • Pendidikan
    • Politik & Hukum
    • Sosial & Budaya
    kapolri suyudi

    Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

    kapolri suyudi kasus pabrik sabu di aceh

    Dua Operasi Narkoba Skala Besar Pekan Ini, Amankan 2,36 Ton Sabu dari Jaringan Internasional

    Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

    Amazon has 143 billion reasons to keep adding more perks to Prime

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    These Are the 5 Big Tech Stories to Watch in 2017

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Feature
    • All
    • Alam Sekitar
    • Cerita Manusia
    • Sains
    • Teknologi
    Lokasi rumah bordil samunggu

    Rumah Bordil Pertama di Kendari

    The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

    Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

    macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

    Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

    The Last Guardian Playstation 4 Game review

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Reportase
    • All
    • Dicovery
    • Experience
    • Investigasi
    • Liputan Khusus
    Lokasi rumah bordil samunggu

    Rumah Bordil Pertama di Kendari

    The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

    macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

    Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Harnessing the power of VR with Power Rangers and Snapdragon 835

  • Esai
    • All
    • Analisa
    • Persepsi
    • Perspektif
    • Refleksi

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Doctors take inspiration from online dating to build organ transplant AI

    How couples can solve lighting disagreements for good

    Ducati launch: Lorenzo and Dovizioso’s Desmosedici

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    Lokasi rumah bordil samunggu

    Rumah Bordil Pertama di Kendari

    The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

    Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

    macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

    Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

    The Last Guardian Playstation 4 Game review

No Result
View All Result
Aura Pena
No Result
View All Result
Home Feature Cerita Manusia

Rumah Bordil Pertama di Kendari

Talharmonic by Talharmonic
October 26, 2026
in Cerita Manusia, Daerah, Feature, Liputan Khusus
0
Lokasi rumah bordil samunggu

lokasi bekas rumah bordil samunggu

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Prostitusi di Kota Kendari meninggalkan jejak berusia 42 tahun. Berasal dari kepingan kenangan rumah bordil pertama bernama Samunggu.

Samunggu sebenarnya nama pemilik bisnis “lendir” yang beroperasi sekitar 1973 di Mandonga, tepatnya di Kelurahan Alolama, sekarang Anggilowu. Kopral Ismail Samunggu.

Itu persis lima tahun setelah Gang Dolly Surabaya dibuka.

Kendari tempo itu berstatus kabupaten dengan hanya dua kecamatan: Kendari dan Mandonga.

Samunggu berdiri di lereng bukit, sebelah kiri bila menanjak bukit Alolama.

Warga sekitar mempunyai nama tersendiri untuk lokasi prostitusi itu dengan julukan Lembah Dosa.

Melongok keadannya sekarang ini, Juni 2015, tempat itu hanya dihuni perdu dan rumput liar, menggantikan hutan muda yang ikut terpapas garpu excavator proyek pengurukan.

Kurang lebih 10 meter ketinggian sebagian bukit itu hilang.

Lorong kecil di sebelah kiri itu dahulunya adalah jalan menuju “surga”.

Samunggu tidak ada lagi di mata, hanya ada dalam ingatan sebagian orang.

Dulu, La Ode Amiri atau akrab disapa La De Sulu saksi sejarah melukiskan, setiap siang banyak perempuan cantik berseragam SMA melambai pegawai yang pulang kantor.

“Om, singgah om,” begitu nada merdu merayu, menggelitik birahi.

Siapa berselera akan dibawa ke ranjang dengan layanan bertarif Rp 5.000.

Ada pula yang dihargai Rp 3.000, paling murah Rp 2.500, tergantung level kecantikannya dan molek tubuhnya.

Zaman itu gaji pegawai muda Rp 7.000. Harga beras Rp 25, emas dijual Rp 2.500 per gram, mobil truk masih Rp 2,5 juta. Gaji level kepala bagian di kantor pemerintah kurang lebih Rp 60 ribu.

Bekas penjaga keamanan Samunggu, La Abu Tato mengungkapkan, para pelacur didatangkan dari Surabaya, Makassar, Manado, Palu, dan juga merekrut perempuan pribumi.

Kalau pasien bermalam (long time) tarifnya Rp 25 ribu. Setara 10 gram emas.

Bila dibawa keluar, harganya bisa Rp 50 ribu bahkan sampai Rp 75 ribu.

Hari ini dengan harga emas Rp 500 ribu itu kurang lebih Rp 15 juta. Seharga artis pendatang baru.

“Yang bawa keluar biasanya orang kapal, dari Taiwan, yang biasa sandar di pelabuhan. Dibawa menginap di hotel,” ucap La Abu, bekas anak buah Samunggu.

Salah satu orang tua di Anggilowu, Hamid Huri (79) menuturkan, tidak terhitung orang terjerumus di Lembah Dosa.

Rumah Hamid persis depan Samunggu, hanya dipisah jalan raya.

“Ada orang pulang dari salat Jumat singgah di Samunggu,” katanya.

Begitu hebatnya “sihir” Samunggu.

Aspirasi Pejudi

Seks, miras, dan judi seperti tiga sekawan. Kadang mereka datang satu per satu sampai lengkap, seringkali juga bersamaan. Di Samunggu, seks semacam bentuk lain dari cerita rumah judi.

Wanita yang pernah bekerja untuk Samunggu, Amoy Tengsang (68) masih ingat dirinya diajak Ismail Samunggu membantu mengendalikan bisnis pada 1976.

“Ismail Samunggu tidak mau anaknya yang meneruskan bisnis begituan,” kata Moy, sapaan akrabnya.

Amoy Tengsang

Ia adalah adik daripada istri kedua Ismail Samunggu, Kartini. Baik kartini maupun Ismail kini tinggal pusaranya saja.

Moy masih tinggal di Alolama membangun hidup baru di Dusun Alosowi, lumayan jauh dari Samunggu

Waktu Moy datang, “tiga sekawan” sudah lengkap.

Sebelum itu, ketika Ismail Samunggu pada 1973 membeli lahan La Ode Kentu di Alolama, sekarang Anggilowu, itu terlihat sama seperti rumah pribadi pada umumnya.

Kenyataan bahwa Kartini mempunyai hobi berjudi telah membuat perbedaan yang berarti.

“Di mana saja ada tempat berjudi dia pasti datangi,” ujar Moy.

Kebiasaan itu bukan saja membutuhkan banyak cadangan uang segar, melainkan juga telah mengubah properti pribadi menjadi salah satu rumah judi.

Sementara itu, para pemenang judi memunculkan kebutuhan akan perayaan dan hiburan: Sampanye dan wanita.

Begitulah minuman keras dan prostitusi hadir di Samunggu.

Sebagai yang pertama dan satu-satunya, Samunggu bersinar sendirian, sampai-sampai ia perlu membangun rumah bordil seutuhnya.

Lokasinya tidak jauh dari rumah pertama, lebih dekat ke lembah.

Lelaki yang turut terlibat di awal pembangunannya, La Abu Tato menggambarkan, bangunan Samunggu berbentuk angka 7 dengan kaki tegak lurus.

Terdiri dari dua blok bangunan saling berkaut. Blok depan merupakan ruang tamu sekaligus kediaman Ismail Samunggu.

Blok belakang dikonstruksi dua lantai, delapan kamar khusus untuk para wanita penghibur (lady escort).

Ia masih ingat betul, banyak pegawai yang berkantor di Samunggu. Tidak sedikit pengusaha dan pejabat menyanggrah di sana, diam-diam.

Pensiunan Kantor Wilayah (Kanwil) Koperasi Provinsi Sulawesi Tenggara, Hamid Huri (79) mengungkapkan, hanya tiga orang dalam kampung, waktu itu, yang tidak setuju dengan Samunggu.

“Masyarakat kebanyakan suka karena bikin ramai kampung,” kenangnya. Kemudian, masyarakat bisa berjualan. Pisang goreng, roti, kue, macam-macam.

“Saya tidak suka karena di pinggir jalan, melanggar norma, bisa merusak generasi,” ucapnya.

Hamid mengaku pernah melaporkan pada bupati dan wakil rakyat, tapi Samunggu tetap tegar berdiri.

Ismail Samunggu, kata dia, sangat berkuasa seperti kepala kampung.

“Bagaimana orang mau menentang, dia berikan segala kesenangan. Kasih uang, minuman, dan perempuan,” sebutnya.

Di samping itu, Ismail Samunggu punya alasan membangun bisnis tabu itu.

“Kalau ada tamu daerah dan minta perempuan, saya mau ambilkan di mana. Tidak mungkin saya kasih istriku,” alas Ismail Samunggu sebagaimana dipetik Hamid.

Prostitusi di sini jelas sekali lebih tua dari Samunggu.

Ujung Waktu Samunggu

Samunggu melahirkan inspirasi terjadinya kloning rumah bordil. Mula-mula Moy, menyusul Sulili, kemudian Hajra. Semua nama-nama ini jadi brand pemuas nafsu di masanya.

Karena satu dan lain hal, Amoy Tengsang (68) berhenti bekerja untuk Samunggu dan pada tahun 1980 mendirikan bisnisnya sendiri.

Moy membangun rumah bordil dua lantai berbahan kayu, juga di atas bukit persis berhadap-hadapan dengan Samunggu, diantarai jalan raya. Ia membeli tanah Hamid Huri (79)

Hamid masih ingat Moy datang menawar tanah untuk membangun kios.

“Karena niat menolong, saya kasih. Nyatanya (jual) perempuan,” kenang Hamid.

Tidak lama setelah Samunggu tutup, Moy juga bubar.

Rumah bordil Sulili didirikan pada 1980 itu juga.

Sembilan tahun kemudian, Sersan Mayor (Serma) Sulili menjual rumahnya di Mandonga lalu pindah ke Anduonohu, meninggalkan dunia hitam.

Hajra yang dibangun di Kelurahan Okumene lumayan lama bertahan.

“Yang bangun Hajra itu orang yang kerja sama kita. Di sini tutup, dia buka di sana,” kata Moy

Seorang yang pernah tinggal di kompleks Hajra, Muh Amin Baharuddin bertutur, sejak dibuka setelah Samunggu tutup, Hajra terus beroperasi sampai tahun sekitar terbakarnya Pasar Mandonga paling teruk pada 2002.

Di tengah perjalanan, saat bisnis sedang mekar-mekarnya, mula-mula Kartini lalu Ismail Samunggu berpulang satu demi satu.

Kartini meninggal karena melahirkan, 190 jahitan.

Bekas penjaga keamanan Samunggu, La Abu Tato mengisahkan, Ismail kawin lagi dengan salah satu wanita penghiburnya bernama Ipon dan dikaruniai seorang anak perempuan.

Sekitar tahun 1988 Ismail Samunggu diserang lever yang merenggut nyawanya.

Kendali bisnis dipercayakan pada Joni, salah seorang sepupu Ismail. Ia pun juga sudah almarhum.

Sepeninggal Ismail Samunggu, muncul masalah-masalah tak diundang, baik dari dalam pun dari luar.

Salah satunya; suatu hari dalam penanggalan Februari 1989 seorang polisi ditemukan di tengah jalan depan Samunggu, babak belur, berlumur darah. Umurnya tidak panjang setelah kejadian itu.

Selang beberapa waktu kemudian, lidah api menjilat langit Mandonga, dini hari pukul 03.00 Wita, sebuah hari di bulan Mei.

Hamid Huri, saksi sejarah yang masih hidup menggambarkan, malam naas itu nyaris tidak ada bedanya dengan malam biasa di Samunggu.

Antara erangan nikmat, jerit pilu, serta gelak tawa menjadi sabur dalam histeria pesta. Tiap malam sama hiruk-pikuknya.

Jikalau bukan karena ada kobaran api, malam itu pun akan dianggap kegaduhan yang lumrah.

Kebakaran seketika menjadikan prostitusi pertama di Kota Kendari tinggal serpihan sejarah. (*)

Tags: gang dolykendariprostitusirumah bordil
Previous Post

Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

Talharmonic

Talharmonic

Related Posts

Liputan Khusus

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

Liputan Khusus

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

Daerah

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

Cerita Manusia

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

Teknologi

The Last Guardian Playstation 4 Game review

Alam Sekitar

These Are the 5 Big Tech Stories to Watch in 2017

September 13, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
kapolri suyudi kasus pabrik sabu di aceh

Dua Operasi Narkoba Skala Besar Pekan Ini, Amankan 2,36 Ton Sabu dari Jaringan Internasional

October 24, 2026

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

September 19, 2026
Lokasi rumah bordil samunggu

Rumah Bordil Pertama di Kendari

October 26, 2026
kapolri suyudi

Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

October 24, 2026

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Lokasi rumah bordil samunggu

Rumah Bordil Pertama di Kendari

October 26, 2026
kapolri suyudi

Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

October 24, 2026
kapolri suyudi kasus pabrik sabu di aceh

Dua Operasi Narkoba Skala Besar Pekan Ini, Amankan 2,36 Ton Sabu dari Jaringan Internasional

October 24, 2026

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

September 21, 2026

Recent News

Lokasi rumah bordil samunggu

Rumah Bordil Pertama di Kendari

October 26, 2026
kapolri suyudi

Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

October 24, 2026
kapolri suyudi kasus pabrik sabu di aceh

Dua Operasi Narkoba Skala Besar Pekan Ini, Amankan 2,36 Ton Sabu dari Jaringan Internasional

October 24, 2026

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

Aura Pena

Jurnalisme dan Esai:
Merekam Peristiwa, Merawat Makna

Follow Us

Browse by Category

  • Alam Sekitar
  • Analisa
  • Bisnis & Ekonomi
  • Cerita Manusia
  • Daerah
  • Dicovery
  • Esai
  • Experience
  • Feature
  • Investigasi
  • Liputan Khusus
  • News
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Perspektif
  • Politik & Hukum
  • Refleksi
  • Reportase
  • Sains
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi

Recent News

Lokasi rumah bordil samunggu

Rumah Bordil Pertama di Kendari

October 26, 2026
kapolri suyudi

Operasi Pabrik Narkoba di Aceh dan Kapal Tanker Global 168 di Sumut Selamatkan 1,8 Juta Jiwa Anak Indonesia

October 24, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Aura Pena - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
  • Feature
  • Reportase
  • Esai
  • Daerah

© 2026 Aura Pena - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.